Dukung Efisiensi Pascapanen, Polines Terapkan Penggunaan Mesin Penggiling Gabah untuk Kelompok Tani di Grobogan

GROBOGAN – Politeknik Negeri Semarang (Polines) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna (TTG) berupa mesin penggiling gabah bagi Kelompok Tani Subur Makmur di Desa Kalimaro, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan. Kegiatan ini bertujuan membantu petani mengurangi biaya pascapanen sekaligus meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian.

“Selama ini, kelompok tani masih mengandalkan jasa sewa mesin untuk menggiling gabah hasil panen. Biaya penggilingan mencapai Rp15.000 untuk setiap karung gabah dengan berat sekitar 50 kg. Selain harus mengeluarkan biaya sewa, kamii juga belum dapat memanfaatkan hasil sampingan berupa dedak dan sekam karena menjadi hak pemilik jasa penggilingan” Ujar Muhsin ketua Kelompok Tani Subur Makmur

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, tim pengabdian Polines menerapkan satu unit mesin penggiling gabah yang diharapkan dapat mendukung proses pengolahan gabah secara mandiri. Mesin ini memiliki dimensi 70 × 50 × 150 cm, menggunakan tenaga penggerak motor bensin 6,5 HP, dan memiliki kapasitas penggilingan hingga 500 kg/jam. Sistem transmisinya menggunakan belt dan pulley.

Rangkaian kegiatan meliputi sosialisasi, penerapan mesin, serta pelatihan dan penyuluhan mengenai pengoperasian dan perawatan mesin. Melalui pelatihan tersebut, mitra diberikan pemahaman mengenai prosedur penggunaan mesin yang benar dan aman serta pentingnya perawatan secara berkala. Dengan demikian, mitra diharapkan mampu mengoperasikan dan merawat mesin secara mandiri agar dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.

Penyerahan mesin penggiling gabah kepada Kelompok Tani Subur Makmur dilaksanakan pada 20 Oktober 2026, yang ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) oleh Tim pengabdian kepada masyarakat yang diketuai Ir. Eni Safriana, S.T., M.Eng., dan dihadiri anggota tim Ir. Farika Tono Putri, S.T., M.T., Ir. Wahyu Isti Nugroho, S.Pd., M.T., dan Nur Hidayati, S.Ag., S.H., M.H

“ Penerapan teknologi ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan petani terhadap jasa penggilingan, menekan biaya pascapanen, serta membuka peluang peningkatan pendapatan melalui pemanfaatan hasil sampingan berupa dedak dan sekam” jelas Eni Safriana “kami mengucapkan terima kasih kepada Politeknik Negeri Semarang atas dukungan pendanaan melalui dana DIPA Tahun Anggaran 2026, sehingga kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan skema Pengabdian Masyarakat Kompetitif TA 2026 dapat terlaksana. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong penerapan teknologi tepat guna dan pemberdayaan Kelompok Tani Subur Makmur” pungkas Eni.

Related Articles

Akun Pro Thailand
Akun Pro Thailand
Akun Pro Thailand
Slot Thailand