
SEMARANG – Politeknik Negeri Semarang (Polines) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna berupa mesin belt conveyor untuk mendukung peningkatan efisiensi proses produksi UMKM AS Konveksi di Tlogomulyo, Pedurungan, Kota Semarang. Kegiatan serah terima mesin kepada mitra dilaksanakan pada 10 September 2026.
Program pengabdian ini diketuai oleh Ir. Wahyu Isti Nugroho, S.Pd., M.T., dengan anggota Ir. Farika Tono Putri, S.T., M.T.; Ir. Eni Safriana, S.T., M.Eng.; dan Nur Hidayati, S.Ag., S.H., M.H.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang dihadapi AS Konveksi, milik Bapak Fawwaz Pracenda, khususnya dalam proses pemindahan produk dari area produksi menuju tempat pengemasan (packing). Selama ini, pemindahan produk seperti kaos, jersey, kemeja, dan PDL masih dilakukan secara manual dengan mengangkat keranjang berisi hasil produksi secara berulang oleh pekerja.
Dengan jumlah produksi mencapai sekitar 2.000–3.000 potong per bulan dan didukung delapan orang pekerja, proses pemindahan manual tersebut membutuhkan tenaga dan waktu yang tidak sedikit. Kondisi ini berpotensi menghambat kelancaran alur produksi, terutama ketika terjadi penumpukan produk sebelum proses pengemasan.
Sebagai solusi, tim pengabdian Polines mengimplementasikan satu unit mesin belt conveyor yang dirancang untuk membantu memindahkan hasil produksi secara lebih praktis dan teratur. Mesin ini memiliki dimensi 70 × 50 × 150 cm, menggunakan motor bensin berdaya 6,5 HP, dengan kapasitas pemindahan hingga 500 kg per jam serta sistem transmisi belt dan pulley.
Tidak hanya menyerahkan mesin, tim pengabdian juga memberikan sosialisasi, penyuluhan, serta pelatihan kepada mitra mengenai cara pengoperasian dan perawatan mesin. Pendampingan ini bertujuan agar mitra mampu menggunakan teknologi tersebut secara tepat dan melakukan perawatan berkala sehingga mesin dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Serah terima mesin ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) antara tim pengabdian dan pihak AS Konveksi. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya transfer teknologi dari perguruan tinggi kepada pelaku UMKM, khususnya dalam mendukung modernisasi proses produksi.
Melalui penerapan teknologi tepat guna ini, AS Konveksi diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada pemindahan manual, menghemat waktu dan tenaga kerja, serta meningkatkan kelancaran proses pengemasan. Program ini sekaligus menjadi wujud kontribusi Polines dalam mendorong produktivitas dan daya saing UMKM melalui pemanfaatan teknologi tepat guna.

