POLINES DAMPINGI PENGEMBANGAN BATIK DENGAN TEKNIK ECOPRINT PADA KAMPUNG TEMATIK KELURAHAN PEDALANGAN, BANYUMANIK SEMARANG

Semarang. Batik tidak hanya dikenal di dalam negeri, tetapi juga menjadi daya tarik masyarakat luar negeri, Salah satu hal yang dapat dilakukan oleh para perajin batik  adalah meningkatkan kualitas batik, keaneka ragaman corak /motif batik yang menarik, unik, serta bernilai tinggi agar permintaan konsumen tidak menurun. Untuk itu, inovasi motif batik, strategi pembuatan batik serta kualitas  bahan dinilai  sangat penting demi berkembangnya motif batik Indonesia, sehingga dapat tetap menarik perhatian konsumen.

"Dari pengabdian Masyarakat Politeknik Negeri Semarang yang dilakukan sebelumnya tentang pewarnaan alami dan pembuatan batik kombinasi banyak permintaan dari para pengrajin batik untuk diadakan pelatihan membatik dengan Teknik ecoprint dikarenakan banyak permintaan dari konsumen baik dari dalam negeri maupun luar negeri" Ujar Saptianing, SE, MM Dosen pengajar Jurusan Administrasi Bisnis Polines yang menjadi ketua kegiatan pengabdian yang berasal dari pendanaan DIPA POLINES.

"Saat ini yang menjadi kendala dari UKM  batik tersebut adalah banyaknya pesanan batik ecoprint yang belum bisa dipenuhi karena keterbatasan UKM Batik Kelurahan Pedalangan, hal ini dikarenakan pengrajin batik banyak yang belum menggunakan Teknik ecoprint. Teknik ecoprint merupakan seni mengolah kain dengan memberi corak menggunakan sumber kekayaan alam seperti dedaunan, bunga, batang dan pewarna alam lainnya" pungkasnya.  

Kampus Politeknik Negeri Semarang yang kebetulan memiliki lokasi di Kecamatan yang sama dengan Kelurahan Pedalangan Banyumanik Semarang, sebagai Lembaga Perguruan Tinggi, sudah semestinya ikut ambil bagian dalam menyumbangkan pemikirannya untuk mendukung program pemerintah dalam mengedepankan kearifan budaya lokal Semarang. Sumbangan pemikiran ini, bisa dilakukan dalam bentuk pemberian peningkatan kemampuan para pengrajin tersebut dalam pemberdayaan membatik dengan teknik ecoprint. Kebutuhan akan referensi ilmiah menjadi luaran lain dari pengabdian ini selain pemberian materi dan bantuan Pemberdayaan proses membuat batik serta penguatan kelembagaan yang terpadu antara masyarakat, pemerintah dan Polines.

Kegiatan pendampingan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan pada hari Kamis tanggal  22 Agustus 2019 di Jl Kanfer Raya T2 Kelurahan Pedalangan Kecamatan Banyumanik Semarang. Peserta adalah anggota Kelompok Usaha Bersama Batik Kanfer Kelurahan Pedalangan   yang tergabung dalam pengerak lingkungan masyarakat, berjumlah 15 peserta.