Polines Berikan Pendidikan Internet of Things (IOT) Kepada Para Siswa dan Guru Teknik Komputer Jaringan (TKJ) SMK Bina Nusantara

Perkembangan teknologi internet akhir-akhir ini telah mencakup berbagai bidang, salah satunya adalah perkembangan penggunaan teknologi internet pada dunia pendidikan yang cukup pesat. Meningkatnya penggunaan teknologi internet pada dunia pendidikan ini tentunya harus diimbangi dengan kemampuan SDM ( sumber daya manusia) dalam penerapannya. Menyikapi hal tersebut Politeknik Negeri Semarang  diwakili oleh tim pengabdian kepada masyarakat program studi telekomunikasi yang dipimpin Eko Supriyanto memberikan pelatihan pendidikan Internet of Things (IoT) kepada para siswa dan guru Teknik Komputer Jaringan (TKJ) SMK Bina Nusantara Semarang. 

Kegiatan pelatihan dilaksanakan pada hari Rabu 7 Agustus 2019) dan diikuti oleh 26 siswa dan 3 guru TKJ SMK Bina Nusantara Semarang. Pada pelatihan ini peserta mendapatkan materi pembelajaran IoT atau dasar-dasar dan pemanfaatan internet dalam dunia pendidikan. Eko Supriyanto menjelaskan internet merupakan sebuah sistem komunikasi global yang menghubungkan komputer-komputer dan perangkat elektronik seperti hp dan tablet dengan jaringan komputer di seluruh dunia. Di dunia pendidikan, internet tak bisa lepas karena banyak sekali materi pembelajaran yang bisa didapatkan secara daring kapanpun dimanapun selama masih ada koneksi ke internet.

"Tak bisa dipungkiri bahwa saat ini internet sudah menjadi bagian keseharian bagi masyarakat luas," katanya.

Di dalam segi yang lebih kompleks dimana beberapa aplikasi pembelajaran telah menggunakan video guru yang sedang mengajar untuk menggantikan kegiatan belajar mengajar konvensional atau masuk ke kelas ini menjadi sesuatu yang menarik dan perlu dicoba.

"Jadi belajar tidak lagi harus masuk kelas jam 7 pagi. Tapi tinggal duduk di meja belajar di rumah misalnya, membuka video pengajaran," terangnya.

Beberapa inovasi anak bangsa pun menurutnya menggunakan internet sebagai jembatan agar karyanya bisa digunakan masyarakat. Seperti aplikasi pemesanan ojek daring, pesan makanan secara online, belanja online, atau yang dari luar negeri yakni mendengarkan musik dan menonton film tidak lagi rental dvd atau ke bioskop cukup menggunakan aplikasinya di ponsel dan lain-lainnya.

"Perkembangan paling muktahir adalah kecanggihan teknologi yang diaplikasikan pada setiap peralatan kebutuhan manusia," paparnya. Ia berharap lewat pendidikan terkait dasar dan pemanfaatan internet secara luas dapat memacu siswa dan guru di SMK tersebut memanfaatkan internet secara lebih maksimal dan positif.

Kepala SMK Bina Nusantara Eka Aribawa mengapresiasi kegiatan pelatihan IoT ini. Ia berharap para siswa dan gurunya bisa menyerap edukasi tentang IoT ini. Dan juga agar bisa terus berkembang dan bersaing dalam hal teknologi agar tidak kalah dari inovasi-inovasi yang berasal dari luar negeri. "Pelatihan ini dapat meningkatkan kompetensi dan kreativitas siswa dalam menciptakan teknologi baru yang di masa depan," punkasnya.