POLINES BERIKAN PENDAMPINGAN PELATIHAN PENGHEMATAN ENERGI LISTRIK UNTUK YAYASAN PONDOK PESANTREN AL BURHAN KELURAHAN GEDAWANG KECAMATAN BANYUMANIK SEMARANG

Sekolah Putri Yayasan Pondok Pesantren Al Burhan Kelurahan Gedawang Kecamatan Banyumanik Kota Semarang memiliki tiga permasalahan utama, yaitu keterbatasan alat memasak, pemanfaatan alat elektronika yang belum baik dan benar dan tagihan listrik yang sangat besar. Untuk itulah Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Politeknik Negeri Semarang (Polines) kali ini berusaha untuk memberi solusi atas ketiga permasalahan tersebut.

Sebagai solusi atas permasalahan yang pertama, pada tanggal 9 Agustus 2019 Tim Pengabdian kepada Masyarakat memberikan bantuan alat-alat masak antara lain: blender, magic com, mixer, kompor portable. Serah terima dilakukan oleh Ketua tim pengabdi yaitu Ibu Iswanti, S. Si, M. Sc. dengan Kepala Sekolah Putri Al Burhan, yaitu Ibu Ustadzah Chotimah. Harapannya alat-alat masak ini dapat digunakan dengan maksimal sehingga dapat memaksimalkan kegiatan masak-memasak yang setiap saat harus dilakukan di mitra Pengabdian. Selain itu diberikan juga kabel yang dapat digunakan untuk pemasangan alat-alat elektronika tersebut.

Selanjutnya, Tim Pengabdian memberikan penyuluhan disertai dengan pemberian materi tentang metode pemanfaatan alat-alat elektronika yang baik dan benar. Pemaparan (oleh salah satu anggota tim pengabdi yaitu Ibu Dra. Sri Astuti, M.M.) dilanjutkan dengan pemberian materi sehubungan dengan penghematan energi listrik pada barang-barang elektronika. Dalam hal ini, diberikan tentang pemaparan manajemen beban listrik, penghitungan daya dan berbagai upaya menekan kerugian. Pada manajemen beban dapat dilakukan dengan cara menggunakan listrik dengan jadwal yang benar dan tidak menggunakan listrik dengan beban berat bersamaan. Sementara itu, penghitungan daya dilakukan dengan rumusan yang diberikan. Pemaparan dilanjutkan tentang upaya menekan kerugian melalui pengaturan pemakaian beban yang baik dan benar, penggantian lampu hemat energi, pemasangan kapasitor, pengamatan intensif pada meter listrik, pemeliharaan rutin terhadap alat-alat elektronika, contohnya lampu-lampu yang tidak efisien, serta menghentikan pemakaian listrik liar.

Untuk lebih memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada siswi-siswi dilanjutkan dengan pelatihan dengan memberi contoh tentang bagaimana cara menggunakan alat-alat elektronika dengan baik dan benar. Dilanjutkan dengan peragaan cara perawatan terhadap alat-alat elektronika sehingga diharapkan alat-alat elektronika itu bisa awet dan terjaga kebersihannya. Terakhir diberikan peragaan cara menggunakan alat-alat elektronika sehingga dapat menghemat energi listrik. Pelatihan dan perawatan dipandu oleh salah satu anggota tim yaitu Bapak Suryono, S. T, M. Eng.

Segenap dokumentasi dan teknis pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat diserahkan kepada salah satu anggota yang lain yaitu Bapak Adi Wisaksono, S. T., M. M.dan staf teknik yang ikut dalam kegiatan ini, yaitu Bapak Wakhid Rokhayadi, S.Kom.