Tim PKM Politeknik Negeri Semarang Dukung Penerapan Teknologi untuk pengolahan produk susu kambing pada UKM di Kabupaten Grobogan

Grobogan - Fatabar Farm merupakan salah satu UKM yang bergerak di bidang peternakan kambing yang terletak di Dusun Timongo Kabupaten Grobogan Jawa Tengah. UKM ini memiliki produk utama berupa susu kambing. Pengelolaan UKM masih dilakukan secara tradisional, baik dalam aspek produksi maupun aspek pemasaran. Dalam aspek produksi semua rangkaian proses dilakukan secara konvensional dan hanya menggunakan peralatan tradisional, mulai dari proses memerah susu, pasteurisasi hingga pengemasan. Hal tersebut kurang efektif dan efisien, sehingga menghambat proses produksi dan membuat produktivitas UKM ini rendah. Pengelolaan UKM dalam aspek pemasaran masih dilakukan dengan mengandalkan networking komunitas lokal, seperti memasok untuk beberapa sekolah dan pondok pesantren serta relasi yang dimiliki pemilik saja.

Melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Kemenristek/BRIN 2021, tim dosen yang diketuai oleh Aisyatul Karima, S.Kom., M.CS dan anggotanya Ragil Tri Indrawati, ST.,MT. serta Kuwat Santoso, S.Kom., M.Kom. memberikan solusi diversifikasi produk dalam aspek produksi yaitu pembuatan alat mesin pasteurisasi. Pada hari Minggu 11 Juli 2021 bertempat di Fatabar Fam Tim Pengabdian yang diketuai Aisyatul Karima, S.Kom, MCs menyerahkan bantuan peralatan berupa alat mesin pasteurisasi serta melakukan pendampingan penggunaan mesin.

“ Diharapkan dengan bantuan alat mesin pasteurisasi tersebut dapat meningkatkan jumlah dan kualitas produksi pada UKM Fatabar. Selain itu, untuk meningkatkan pemasaran produk, tim kami juga membangun sebuah aplikasi pemasaran digital berbasis web hybrid yang terintegrasi dengan media sosial sebagai media pemasaran digital, merancang aplikasi inventory bagi agen reseller untuk mengetahui stok produk yang tersedia dalam aspek pemasaran” Ujar Aisyatul karima selaku ketua program PKM.

“Dengan adanya Program Kemitraan Masyarakat UKM ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi dan pemasaran sehingga mampu meningkatkan taraf perekonomian dan kesejahteraan masyarakat UKM di tengah new normal economy”pungkasnya.