Penerapan Sistem Informasi dan Manajemen Perpustakaan Berbasis IoT sebagasi Solusi Meningkatkan Literasi di SDN Kramas di era Pandemi Covid19

Semarang - Dalam Kurun waktu satu tahun belakangan ini semua sektor merasakan dampak pandemi Covid19. Dunia pendidikan salah satunya. Sebagai upaya untuk mencegah pandemi Covid-19, pemerintah mengeluarkan kebijakan agar sekolah-sekolah meminta siswanya untuk belajar di rumah. Mulai 16 Maret 2020 sekolah menerapkan metode pembelajaran siswa secara daring.  Hal ini sesuai dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia terkait Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19).

Sistem pembelajaran daring (dalam jaringan) merupakan sistem pembelajaran tanpa tatap muka secara langsung antara guru dan siswa tetapi dilakukan melalui online yang menggunakan jaringan internet. Guru harus memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan, meskipun siswa berada di rumah. Solusinya, sekolah dituntut dapat mendesain media pembelajaran sebagai inovasi dengan memanfaatkan media daring (online). SDN Kramas bekerjasama dengan tim dosen Politeknik Negeri Semarang melalui pengabdian masyarakat Program Kemitraan masyarakat (PKM) yang dibiayai oleh kemenristek/BRIN berupaya untuk  mendesain media pembelajaran daring tersebut.

Kegiatan pengabdian oleh tim dosen Polines yang diketuai Dr.Eni Dwi Wardihani, ST, MT dilakukan  dengan pembuatan sistem informasi dan manajemen perpustakaan berbasis IoT di SDN Kramas.

“Sistem ini menyediakan semua buku-buku perpustakaan yang dimiliki oleh SDN Kramas secara online.  Sehingga, baik pengelola perpustakaan  maupun  siswa dapat mengakses dari mana saja dan kapan saja melalui website yang sudah dibuat.” Jelas Eni Dwi wardihani

“ Seorang siswa dapat melihat semua buku atau buku yang tersedia, mengurutkan daftar buku dan mencari buku menggunakan parameter apapun dan meminjam buku tersebut secara daring atau mendapat hak akses untuk membaca buku tersebut secara daring. Seorang pustakawan dapat memberikan hak akses setiap siswa yang melakukan peminjaman, mengurutkan buku serta mencari siswa, menerbitkan buku, memproses pengembalian buku dan menambahkan buku baru ke daftar.” pungkasnya

Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan literasi siswa SDN Kramas di era pandemi covid19 dan dapat mendukung dan memperlajar sistem pembelajaran daring