Polines berikan bantuan penerapan teknologi tepat guna kepada Gapoktan Sido Rukun Desa Sidomulyo Kecamatan Adimulyo,Kebumen Jawa Tengah

Politeknik Negeri Semarang (Polines) melalui tim Pengabdian kepada masyarakat memberikan bantuan penerapan teknologi tepat guna kepada Gapoktan Sido Rukun Desa Sidomulyo Kecamatan Adimulyo,Kebumen Jawa Tengah. Tim pengabdian kepada masyarakat Program Kemitraan Masyarakat yang didanai oleh Ristek Dikti ini terdiri dari Syahid, ST, M.Eng selaku ketua dan Dr.Eng.Sidiq Syamsul Hidayat, ST, MT serta Drs Fatchun Hasyim, MSi.

Permasalahan  utama yang sering dihadapi Gapoktan Sido Rukun  yaitu beras yang dihasilkan mudah hancur pada saat digiling dikarenakan pengeringan gabah yang tidak sempurna sehingga kualitas beras tidak bagus dan bahkan juga kuantitas beras menurun di musim hujan.Permasalahan lain yang dialami Gapoktan ini yaitu merosotnya harga gabah pada saat panen raya padahal biaya operasional tinggi terutama harga pupuk yang tinggi.Pemanfaatan teknologi pertanian juga masih minim serta pemasaran hasil pertanian terutama padi masih konvensional dan individual.

Untuk Mengatasi permaslahan tersebut tim pengabdian Polines memberikan bantuan berupa alat pengering padi yang bisa bekerja selama 24 jam, dengan menggunakan sumber energi listrik dan pemanas dari gas. " Rancang bangun pengering gabah dengan sistem udara vacum ini berkontribusi menyelesaikan permasalahan pada bidang teknologi pertanian yaitu dengan alat pengering gabah mitra Gapoktan tersebut. Teknologi pengeringan yang dikembangkan adalah pengeringan dengan bahan bakar gas dan blower untuk menyedot udara didalam bak pengeringan yang dilengkapi dengan pengontrolan suhu mesin sehingga bisa mengatur temperatur dengan tepat dan tingkat kadar air dan kelembaban udara dengan tepat " tutur Syahid

Selain bantuan berupa teknologi tepat guna, tim pengabdian juga memberikan pendampingan pembentukan koperasi petani, "pembentukan koperasi petani juga diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan anggotanya terutama semua petani. Koperasi petani yang dibentuk untuk mewadahi dan peningkatan kesejahteraan petani. Koperasi menyediakan keperluan yang dibutuhkan petani seperti pupuk dan juga pengeringan gabah dengan alat pengering juga petani bisa simpan pinjam di koperasi petani, sehingga petani dapat merasakan dampak positif dengan adanya koperasi petani. Dengan adanya koperasi petani juga diharapkan berdampak pada kondisi sosial di daerah mitra dan bisa menajdi pilot project untuk desa yang lain dan daerah lain" Pungkas Syahid.