Polines Dukung Pendidikan Karakter Berbudi Pekerti Luhur Bagi Pendidikan Anak Usia Dini

Pendidikan merupakan pintu utama untuk menjaga kearifan lokal dalam pendidikan berbudi pekerti luhur sejalan dengan amanah Undang-Undang Sisdiknas No:20/2003. Pendidikan Anak Usia Dini di Banyumanik berkembang dengan pesat, pada tahun 2020 di Kecamatan Banyumanik tercatat memiliki 16 PAUD/ RA dengan komunikasi dan koordinasi kurikulum dan kegiatan melalui Himpaudi PAUD/RA Banyumanik. Kondisi pengembangan pendidikan karakter pada PAUD/Himpaudi yang ada masih bersifat konvensional, dengan hanya menekankan pada tutur kata dengan pendekatan oral, tanpa pendekatan bantu simulasi maupun media teknologi pendidikan lainnya. Kejujuran merupakan bagian dari nilai karakter yang harus ditanamkan pada anak sedini mungkin karena nilai kejujuran merupakan nilai kunci dalam kehidupan.

Penanaman kejujuran bagi anak usia dini dapat dilakukan dengan bermain, dongeng dan sekenario cerita, karena dengan bermain anak dapat bergembira, sehingga diharapkan adalah mereka akan mengingat konsep kejujuran dan budi pekerti luhur yang telah diterapkan. Game Petualangan merupakan terobosan dalam teknologi pendidikan dengan menjanjikan permainan dan pendidikan hidup sehat secara simultan dan menghibur (edutainment) dalam konteks pembelajaran inovatif pada anak usia dini. Pengembangan kualitas anak usia dini adalah investasi utama yang penting dalam keberlanjutan masyarakat Indonesia, sehingga untuk mendukung kualitas dan kreativiatas anak diperlukan media sebagai pendukung, yang saat ini sering disebut alat peraga edukatif yang berbahan dari sampah yang di daur ulang. Alat peraga edukatif dapat diartikan sebagai barang-barang bekas di lingkungan sekitar yang dapat dimanfaatkan kembali untuk menunjang proses pembelajaran.

Tim Pengabdian Polines yang diketuai oleh Inayah S.Psi, MSi menggandeng  Mitra pengabdian yaitu PAUD AL KAMILAH yang berada di Semarang, Tujuan adanya program ini adalah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dengan menggunakan limbah sebagai alat peraga pendidikan untuk meningkatkan kreativitas siswa. Program pengabdian ini dilakukan melalui kegiatan pelatihan untuk guru yang mengajar di PAUD tersebut. Adapun hasil kegiatan ini adalah berupa produk alat peraga edukatif (APE) dalam bentuk bunga-bunga yang berasal dari limbah botol bekas yang ditujukan agar siswa-sisiwi PAUD dapat memahami struktur dari tumbuhan khususnya pada bunga. Disamping itu, pengabdian ini bertujuan untuk memperkenalkansistem dasar kearsipan dan dasar dari penggunaan teknologi penyimpanan yaitu google drive. Penggunaan google drive sendiri akan membuat kemampuan guru berkembang pesat dengan adanya kebermafaatan dalam mengolah data dan membuat efejtivitas guru akan meningkat sejalan dengan kualitas mengajarnya. Tak hanya itu perkembangan kreativitas guru dapat dicanangkan dengan memancing kreatifitas guru. Dampak dari pengabdian masyarakat pada PAUD Banyumanik ini adalah merupakan embrio (demo plot) dari sebuah variasi pola pendidikan praktis, pendidikan karakter berbudi pekerti luhur bagi pendidikan Anak Usia Dini.