Dosen Polines Dampingi Implementasi Sistem Pemantauan Suhu pada Proses Sterilisasi Baglog Jamur dengan Esp32 Berbasis Android di Fungi House Desa Genting Kabupaten Semarang

Fungi House merupakan industri pembuatan baglog jamur dan budidaya jamur tiram maupun
jamur kuping di Dusun Genting Desa Genting Kecamatan Jambu Kabupaten Semarang. Fungi
House sudah berdiri sejak tahun 2006. Awal mula berdirinya Fungi House hanya
berkonsentrasi pada pembuatan baglog jamur untuk dibudidayakan sendiri. Kemudian
delapan tahun belakangan ini Fungi House juga berkonsentrasi pada pembuatan baglog jamur
untuk dipasarkan dan dikirim ke luar kota. Selain Kabupaten Semarang, daerah tujuan seperti
Demak, Magelang, Purwodadi, Rembang dan Boyolali sudah menjadi tujuan utama
pengiriman baglog jamur.

Proses sterilisasi yang tidak dilakukan dengan benar dapat menyebabkan baglog jamur
ditumbuhi jamur liar dan mikroba pathogen yang bisa mengganggu pertumbuhan jamur tiram.
Kesulitan yang dihadapi dengan teknik sterilisasi yang sudah berjalan saat ini adalah tidak
adanya pemantauan suhu dan monitoring waktu pada sterilisasi media.
Dari permasalahan tersebut maka tim Pengabdian Kepada Masyarakat Polines yang terdiri
dari Dewi Anggraeni sebagai ketua, Eddy Triyono, Arif Nursyahid dan Budi Basuki
memberikan Pelatihan Implementasi Sistem Pemantauan Suhu pada Proses Sterilisasi

Baglog Jamur dengan Esp32 Berbasis Android di Fungi House Desa Genting Kabupaten
Semarang pada tanggal 03 November 2020.  Alat yang digunakan dalam kegiatan PKM ini merupakan alat yang digunakan untuk
melakukan pemantauan suhu pada proses sterilisasi baglog jamur yang terdiri dari
mikrokontroller ESP32, Thermocouple MAX6675 sebagai sensor suhu, RTC DS1302
sebagai pencatat waktu timer, dan buzzer sebagai alarm. Alat tersebut disusun sedemikian
rupa kedalam kotak kendali dan kotak catu daya. Sehingga alat bisa lebih rapi dan bekerja
dengan maksimal. Alat tersebut dipasang di pintu ruang sterilisasi dengan probe sensur suhu
yang dipasang namun tembus masuk kedalam ruang sterilisasi guna pembacaan suhu di dalam
ruangan. Alat tersebut juga dilengkapi oleh pencatatan waktu timer dimana pengguna pihak
Fungi House bisa mengatur berapa lama waktu yang digunakan dalam proses sterilisasi.
Disamping itu ketika waktu yang digunakan telah habis maka akan muncul peringatan berupa
alarm dari buzzer yang menandakan proses sterilisasi sudah selesai.
Aplikasi yang digunakan merupakan aplikasi berbasis android yang dibuat secara manual
oleh TIM dengan bantuan program Android Studio. Jadi tampilan apa saja yang diperlukan
bisa dibuat manual oleh TIM. Dalam aplikasi ini terdapat grafik perubahan suhu, suhu terkini,
dan sisa waktu timer yang digunakan untuk proses sterilisasi. Disamping itu juga pengguna
bisa mengatur waktu proses sterilisasi di aplikasi. Di aplikasi android ini menampilkan data
data yang diperoleh oleh alat. Dimana data tersebut sudah dikirim ke database kemudian baru
bisa ditampilkan di aplikasi. Tampilan di aplikasi akan berubah bersamaan dengan
pembacaan sensor suhu dan waktu di alat.